Demonstrasi Mahasiswa, Bolehkah?

4 01 2010

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, Demos dan Cratein. Demos berarti rakyat, dan Cratein berarti pemerintahan. Jadi, menurut bahasa asalnya, Demokrasi adalah pemerintahan yang berasal dari rakyat. Pemerintahan dijalankan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dalam demokrasi, suara rakyat sangat diperhitungkan dan menjadi bagian dalam pemerintahan itu sendiri.

Negara kita, Indonesia juga menganut paham demokrasi. Rakyat sangat berperan penting dalam pemerintahan, banyak sekali keputusan pemerintah yang berdasarkan keinginan ataupun pendapat rakyat. Mahasiswa, dalam hal ini termasuk juga dalam kategori rakyat tersebut. Bisa kita lihat bahwa beberapa keputusan penting pemerintahan, diambil karena tuntutan mahasiswa yang melakukan demonstrasi. Misalnya, turunnya mantan presiden Soeharto pada era reformasi, itu terjadi karena mahasiswa yang menuntut agar orde baru berakhir dan diganti dengan reformasi. Turunnya almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pun, juga terjadi karena mahasiswa melakukan demonstrasi demi perbaikan bangsa Indonesia tercinta ini.

Demonstrasi atau gerakan rakyat, merupakan hal yang sudah wajar terjadi di negara-negara yang menganut paham demokrasi. Justru demokrasi tanpa demonstrasi, itu yang aneh. Mahasiswa juga identik dengan demonstrasi. Apalagi ketika suatu rezim atau pemerintahan sudah dirasa tidak baik atau melenceng dari jalannya, biasanya mahasiswa yang paling kritis dan segera melakukan demonstrasi ke jalan. Mahasiswa, dengan semangat dan gejolak masa muda serta sifat kritis yang ada di dalam otaknya, dengan semangat melakukan demonstrasi dan menuntut terjadinya perubahan. Pokoknya setiap ada sesuatu yang tidak beres di pemerintahan, mahasiswa pasti turun tangan dan segera ke jalan menyuarakan perbaikan.

Tapi sebenarnya, apakah demonstrasi itu perlu dilakukan oleh mahasiswa? Seperti yang kita tahu, pekerjaan mahasiswa tidak hanya berdemonstrasi saja, tetapi, ujian-ujian, kuis, UKM, serta tugas-tugas dari dosen yang menumpuk, bahkan ada juga mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Dengan kegiatan yang sangat banyak itu, apakah relevan jika mahasiswa melakukan demonstrasi?

Suatu waktu, saya menonton film , di film itu ada satu bagian yang menampilkan perjuangan seorang lelaki yang ketika tahun 1998 ikut menyuarakan aspirasinya dengan melakukan demo dan turun ke jalan. Pejuang reformasi, adalah ‘gelar’ yang ia terima dan

sangat ia banggakan pada saat itu. Bahkan ia mengaku sempat beberapa kali bolos kuliah untuk ikut demo dengan teman-temannya. Ia mahasiswa Universitas Indonesia ketika itu.

Ia berpendapat, dulu Ia merasa bangga jika bisa turun ke jalan, berteriak-teriak menuntut reformasi, bergabung dengan teman-teman dari universitas yang sama dengannya, ataupun dengan teman-teman dari universitas lain. Menjatuhkan suatu rezim yang sudah merugikan banyak rakyat merupakan suatu hal yang sangat Ia banggakan. Namun, jika melihat anak-anak muda, mahasiswa-mahasiswa sekarang melakukan demonstrasi, Ia mengatakan, “Apa kepentingannya?”. Dulu, mahasiswa melakukan demonstrasi dan melakukan perjuangan untuk mengganti orde baru dengan reformasi, karena memang itu adalah suatu hal yang harus diperjuangkan. Mereka berdemo karena memang sesuatu yang mereka demonstrasikan adalah sesuatu yang sampai titik darah penghabisan harus diperjuangkan, karena kita tidak mungkin bertahan terus menerus di bawah tekanan orde baru.

Jika mahasiswa sekarang berdemo, untuk apa? Demonstrasi yang mahasiswa lakukan dewasa ini, identik dengan kekerasan dan anarkisme. Ingat demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dari Universitas Hassanudin di Makassar ketika Hari Anti Korupsi? Ketika di Jakarta demonstrasi dilakukan dengan damai dan terstruktur oleh masyarakat yang notabene bukan mahasiswa, di Makassar mahasiswa malah melakukan anarkisme. Demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa UNHAS tersebut berujung pertengkaran dan kerusuhan. Sungguh melenceng dari tujuan demonstrasi yang sebenarnya.

Karena demonstrasi yang dilakukan mahasiswa itu identik dengan kekerasan dan anarkisme, ada beberapa universitas di Jakarta yang melarang mahasiswanya turun ke jalan dan melakukan demonstrasi. Jika ketahuan melakukan demonstrasi, mahasiswa tersebut dapat saja langsung di drop out oleh pihak kampus.

Memang, demonstrasi bukanlah hal yang salah untuk dilakukan oleh mahasiswa, namun, kita harus berpikir, apakah demonstrasi yang kita lakukan ini ada esensinya? Ada tujuannya? Dan apakah tujuan itu dapat terlaksana nantinya kalau kita sudah turun ke jalan? Intinya, janganlah kita kita menyia-nyiakan waktu kita. Orangtua kita memberikan kesempatan kuliah bagi kita, atau bagi kalian yang bekerja untuk membiayai kuliah sendiri, apakah kita mau membuang kesempatan dari orangtua, atau uang hasil kerja keras kita untuk kuliah dengan mati sia-sia? Kita ambil kemungkinan paling buruk, jika kita meninggal dunia atau luka berat karena demonstrasi yang berujung anarkis, apakah kita mau mengambil risiko tersebut?

Jika demonstrasi yang kita lakukan seperti pada tahun 1998 yang benar-benar membuahkan hasil, tentunya itu tidak sia-sia, jikalau kita meninggal dunia, kita meninggal dunia sebagai pahlawan. Demonstrasi, jika kita lakukan sekarang, nampaknya sudah tidak relevan lagi, karena memang belum ada sesuatu yang harus betul-betul diperjuangkan. Janganlah mahasiswa melakukan demonstrasi hanya untuk kesenangan tersendiri berada di jalan dan merasa superior, dan ujung-ujungnya adalah kekerasan, anarkisme dan pertengkaran. Lebih baik kita, sebagai mahasiswa belajar dengan sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuan, dan ketika kita ingin menyalurkan aspirasi kita, lebih baik lewat media tulisan saja, sehingga kita menyuarakan aspirasi kita menggunakan otak, bukan sekadar di mulut saja.





B O S A N

10 09 2009

Aku bosan dengan kamu

stagnan, statis, tak berubah

begini terus

begitu terus

BOSAN aku

penat

aku ingin lari

lari

lari

lari

sampai jauh

aku ingin tinggalkan semua

aku bosan

tak suka dengan monoton

ingin aku bergejolak

tapi kamu datar

stagnan, statis

aku bosan

aku ingin pergi

tapi aku tak bisa

karena aku




cinta kamu





Terinspirasi dari SEKOTAK SUSU UNTUK ANAK JALANAN

29 07 2009

Pagi hari ini, gue beresin rumah kontrakan gue, nyapu, ngepel, dan nyirem teras. Setelah itu gue nyalain televisi, karena bosan dengan acara televisi swasta yang isinya band-band Indonesia dan notabene lagunya itu lagi itu lagi, gue pencet-pencet aja remote televisi gue acak-acakkan semau gue. Akhirnya, tibalah di DAAI TV, yang menarik perhatian gue, judul dari acara itu tuh Sekotak Susu untuk Anak Jalanan. Gue mikir, wah, boleh juga nih gue nonton ini nih, kebetulan gue juga suka melihat orang-orang yang mendedikasikan dirinya untuk melayani orang lain, melayani sesamanya.

Jadi, di tayangan tersebut tuh ada tiga orang cewek yang berkeliling Bandung untuk memberikan susu kotak buat anak-anak jalanan yang lagi pada mencari uang di jalanan, kayak pengamen, tukang minta-minta dan lainnya. Yang bikin unik adalah, di kotak susu tersebut ditempelin tulisan-tulisan inspiratif yang gue yakin anak-anak yang minum susu dari mereka inget terus kata-kata itu, contohnya “Teruslah berdoa dan berjuang mencapai cita-cita” ya pokoknya kata-kata semacam itu lah!

Tiga cewek tersebut ternyata adalah penggagas dari program sosial “Sekotak Susu untuk Anak Jalanan”. Intinya, mereka pengen kalo kita ketemu sama anak jalanan, kita bisa ngasih susu kotak buat anak-anak jalanan tersebut. fKalo dirasa susu terlalu berat atau mahal, pokoknya kita kasih aja apa yang membuat mereka senang, misalnya, kalo mereka suka gambar, kita kasih alat-alat gambar, atau kita kasih permen, makanan, chiki, pokoknya kita jangan ngasih mereka uang, kita kasih mereka sesuatu yang kongkrit, yang bisa bikin mereka tersenyum. Mungkin susu dirasa adalah hal yang paling tepat untuk dibagi kepada anak-anak jalanan tersebut. Karena susu itu memiliki nilai gizi yang tinggi dan rasanya juga enak untuk dinikmati oleh anak-anak.

Tiga cewek itu bilang pada DAAI TV, kalo mereka melakukan program sosial Sekotak Susu untuk Anak Jalanan ini ditujukan agar anak-anak tersebut tidak berhenti untuk memiliki cita-cita, tidak berhenti untuk bermimpi menjadi seseorang yang lebih baik dalam hidup mereka, karena itulah yang membuat mereka bisa terus bertahan hidup dan berjuang untuk itu. Dan juga mereka bilang, apa yang mereka lakukan ini adalah hal sangat kecil, tapi mudah-mudahan memberi dampak yang besar untuk anak-anak tersebut. Mereka berharap, apa yang mereka lakukan bisa memberi inspirasi bagi orang yang melihat, misalnya aja, ada orang yang melihat kita sedang membagi-bagikan sekotak susu untuk anak-anak jalanan, siapa tahu aja orang tersebut jadi ingin memberikan sesuatu yang lain juga, misalnya memberi buku, memberi baju atau yang lainnya.

Jujur, ketika melihat tayangan tersebut gue menangis. Gue terharu melihat anak-anak jalanan tersebut, ketika mereka mendapatkan susu dari tiga cewek itu, mereka tersenyum bahagia, matanya memancarkan rasa terima kasih yang sangat dalam. Gue prihatin karena mereka ini masih kecil-kecil, punya orang tua, punya rumah, tapi dibiarkan begitu saja mencari nafkah di jalanan, dan mereka berinteraksi dan bertumbuh di lingkungan yang tidak wajar. Tidak seharusnya mereka tumbuh di tempat seperti itu, seharusnya mereka sekolah saja yang benar, belajar, bermain, dan tertawa dengan anak-anak sebaya mereka.

Gue juga terharu melihat perjuangan tiga cewek tersebut membagikan susu pada anak-anak jalanan, sungguh mulianya hati mereka, begitu mulianya mereka mau membantu dan memikirkan bagaimana membuat anak-anak jalanan tersebut tersenyum bahagia.

Terima kasih DAAI TV karena telah memberikan tayangan yang begitu menyentuh hati gue, terima kasih juga buat penggagas Sekotak Susu untuk Anak Jalanan yang telah menginspirasi gue untuk memperhatikan mereka, untuk membantu mereka dengan memberikan sekotak susu pada mereka.

Katanya Sekotak Susu punya group di Facebook, gue akan join group tersebut dan pengen tahu apa aja sih kegiatan mereka, dan siapa tau mereka dapat memberi gue inspirasi lagi bagaimana membantu anak-anak jalanan selain dengan memeberi sekotak susu.

Teruskanlah perjuangan kalian!
untuk anak-anak jalanan, teruslah bermimpi, dan teruslah berusaha menggapai cita-cita, karena tidak ada yang mustahil bagi Dia.!





Welcome to Universitas Multimedia Nusantara

14 07 2009

Tadi saya dapat kabar dari Kaprodi saya, Bu Bertha, katanya jumlah junior saya di UMN mencapai 1000 orang, dan untuk Ilmu Komunikasi, junior saya ada 7 kelas! waw! Angkatan saya saja hanya dua kelas…hebat! Saya excited sekali!

apalagi ada teman2 yang comment di blog saya, dan kalian semua mahasiswa2 baru UMN! yippie!

saya senang sekali!

welcome to UMN ya guys, kalo ada sesuatu yang ingin ditanyakan, feel free untuk bertanya pada saya, akan saya jawab sepenuh hati..hehehe..

saya janji kok, bakal rajin buka blog saya yang ini! suer!

kalo mau saya balas cepat, komen blog saya di

iniaquwtaz.blogspot.com

saja..

okee?





Pusing

4 06 2009

Wah, ternyata sudah hampir tiga bulan saya tidak mengupdate blog saya. maaf banget ya, karena saya lagi senang sama tumblr saya dan blogspot saya karena saya sedang suka yang lucu-lucu dan menyenangkan gambar-gambarnya.

karena, entah kenapa

saya pusing, saya bingung, saya gak tahu saya harus ngapain karena sepertinya semua meledak jadi satu di kepala saya dan tidak bisa saya tolak. Berlebihan sih, tapi beneran, saya lagi eneg sama kehidupan saya yang itu-itu aja, monoton, tidak ada perkembangan, yang berkembang cuma badan saya yang bikin baju-baju tidak bagus lagi saya pakai di tubuh saya. err…

saya pusing.

pengen marah

pengen banting segala

oh Tuhannn! tolong sayaa!





Dengarkan Curhatku- Vierra

5 05 2009

Dengarkan curhatku
Tentang dirinya
Betapa anehnya
Tingkah lakunya

Jujurlah padaku
Jujurlah padaku
Kau menyimpan rasa
Kau menyimpan rasa cinta
Nyatakan padaku
Nyatakan padaku
Perasaan itu
Perasaan itu cinta

Dengarkan curhatku
Tentang dirinya
Betapa manisnya
Senyum bibirnya

Jujurlah padaku
Jujurlah padaku
Kau menyimpan rasa
Kau menyimpan rasa cinta
Nyatakan padaku
Nyatakan padaku
Perasaan itu
Perasaan itu cinta

Dengarkan curhatku

Jujurlah padaku
Jujurlah padaku
Kau menyimpan rasa
Kau menyimpan rasa cinta
Nyatakan padaku
Nyatakan padaku
Perasaan itu
Perasaan itu cinta

Dengarkan curhatku
Tentang dirinya…

*how could that simple lyrics can be an easy listening music? hmm..good job for Kevin Aprilio... I like this simple song…





UTS dan Perbaikan Diri

29 04 2009

 

               Setelah satu minggu kemarin UTS tanpa ada persiapan, yang mana ketika minggu tenang saya bukannya belajar malah masuk kuliah dan mempersiapkan Teater untuk pentas pada Paskah Kompas Gramedia di Hotel Santika, Jakarta. Akhirnya, hasil UTS kemarin bisa dibilang buruk atau tidak memuaskan bagi saya. Entah kenapa, setiap soal yang saya kerjakan saya merasa tidak bisa saya kerjakan. Dan lebih parah lagi, saya mencoba metode baru untuk belajar, yaitu bangun pagi. Ya sebenarnya sih itu seperti kebiasaan saya waktu jaman SMP atau SMA dulu, tidur lebih awal untuk kemudian bangun di pagi hari dan belajar. Tapi entah kenapa, mungkin saya masih beradaptasi dengan cara belajar yang seperti itu (lagi) dan saya merasa hasil UTS kali ini sama sekali tidak maksimal. Sebenarnya, dengan bangun pagi saya merasa bahan-bahan pelajaran lebih mudah masuk hanya dengan sekali membaca. Tapi ya itu, saya merasa kurang maksimal karena bahan-bahan pelajarannya tidak saya baca terlebih dahulu, hanya modal ingatan saya yang kurang kuat ini. Ah sudahlah, semua yang terjadi memang kesalahan saya karena saya tidak belajar kemarin.

                Tapi, yang berlalu biarkanlah berlalu dan saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya akan lebih baik lagi untuk UAS nanti. Bagaimana caranya? Dengan mencicil, mencicil dan mencicil serta memperhatikan dosen ketika di kelas. Oh… saya tau saya terdengar seperti cewek-cewek geek yang kerjaannya belajar melulu. Tidak tidak! Tapi saya ingin menjadi orang yang lebih baik saja, karena kan biaya kuliah sudah mahal, masa saya mau menyia-nyiakan uang orangtua saya dengan IP di bawah tiga. IP saya kemarin sudah 3.05, dan saya ingin itu menjadi lebih baik pada UAS nanti, bukannya menurun dan saya tidak mau mengecewakan mereka.

                Selain itu, ada beberapa hal lagi yang ingin saya lakukan dalam rangka membuat diri jadi lebih baik, yaitu saya akan mencoba untuk mereview pelajaran yang telah saya pelajari sebelumnya pada hari itu, lalu, rencananya, saya akan pindah dari dormitory ke kontrakkan. Bukannya gimana, tapi Dormitory itu sangat enak, bahkan Dorm di UMN seperti hotel, nah, saya memerlukan atmosfer tempat yang baru, dimana saya merasakan gimana sih jadi anak kuliahan yang notabene nge-kost atau ngontrak, dan saya juga semakin hari semakin mengerti betapa sejumput uang itu sangat susah untuk dicari. Karena saya tidak mau membebani orangtua saya, makanya saya ingin pindah ke kontrakan yang lebih murah, dan mudah-mudahan di kontrakan saya bisa taruh piano Clavinova saya lalu saya belajar lagu-lagunya lagi dan mudah-mudahan tahun ini saya sudah bisa mengajar piano di tempat-tempat les atau kursus piano kecil-kecilan untuk menambah income saya dan tidak memberatkan orangtua untuk jajan sehari-hari.

`               Saya juga sedang menyusun hasil-hasil tulisan saya waktu jaman SMA dan sedang mempersiapkan CV untuk saya kirim ke majalah-majalah dengan harapan saya bisa magang di majalah atau koran-koran seperti jaman SMA. God, I miss that, I miss the way I working in newspaper, searching a news, reporting an event in my school and sent it to magazines… di Serpong, seperti saya pernah bilang, saya mengalami degradasi, saya merasa hampa, saya butuh sesuatu yang saya kerjakan, bukan hanya online, online, dan online…saya butuh pekerjaan yang membuat saya aktif, saya butuh menggerakkan badan supaya saya ga sebesar ini…huh… doakan saya yaa….semoga saya berhasil…





UTS dan Ngantuk

21 04 2009

Wah, baru 2 hari saya jalani UTS.

Tapi karena sering bangun pagi untuk belajar, rasanya kok capee dan ngantuk terus yaa?

haduh.

Padahal waktu SMP dan SMA dulu untuk berangkat ke sekolah harus bangun jam 4.
Wah, badan saya harus adaptasi lagii nih.. ternyata bangun pagi-pagi jam 4 lebih enak daripada bergadang sampai jam 3.

Jadi sekarang saya siasati untuk tidur paling lambat pukul 11 seperti dulu…

mudah-mudahan sering bangun pagi lagi ya..

kangeen saya sama suasana pagi..

*tapi kok badan jadi lemes gini?hoho





Question for Universitas Multimedia Nusantara

20 04 2009

Wahwah.. banyak yaa yang nanya tentang UMN ke blog ini.. saya akan menuliskan selengkap-lengkapnya dan akan saya post ke blog ini. Tapi sekarang sedang dalam penulisan, karena saya sendiri sedang UTS, jadi sabar yaa adik2..

ohyaa buat yang UAN,, semangat yaa..! pasti bisa deh ! percaya sama saya…


tapi tetep belajar dan berdoaa yaaa!!





~ Mengenai Dikau ~

8 04 2009

by : someone whom i loved…

Haru biru saat bertemu,
Karena Begitu lama aku memeluk bayangmu,
Mencumbu Udara yang mungkin pernah singgah di dadamu
Dirimu sungguh melipur Haru, menyengat kalbu..
Mungkinkah kau kukecup esok nanti
Atau kau melepas pergi bersama cahaya angan ?

Mengapa tak ada yang mengerti..
Diriku terpaut akan dirimu ?
Bagai bumi yang tak mau pergi dari matahari…
Aku pun begitu…

Kapan rahasia tabir cinta kita tak terbelah ?
Tak putus ku menangis dengan harap..
Mencoba mengoyahkan takdir ini..
Berlutut kaku dibayangan yang Empunya segalanya..
Berharap setitik belas kasih untuk kisah ini..

Teriakan bayi-bayi membuatku malu..
Karena aku tak lantang meneriakan cintaku..
Semua masih tertahan dalam lingkaran penuh paksaan..

Mungkin esok kita akan teguh perjuangkan cinta kita yang tak menepi…
Mungkin lusa kita akan kuat pertahankan Kasih yang tak terkatakan..

Mengenai Dikau…
Hanya Tuhan yang tau akhir cinta ini