UTS dan Perbaikan Diri

29 04 2009

 

               Setelah satu minggu kemarin UTS tanpa ada persiapan, yang mana ketika minggu tenang saya bukannya belajar malah masuk kuliah dan mempersiapkan Teater untuk pentas pada Paskah Kompas Gramedia di Hotel Santika, Jakarta. Akhirnya, hasil UTS kemarin bisa dibilang buruk atau tidak memuaskan bagi saya. Entah kenapa, setiap soal yang saya kerjakan saya merasa tidak bisa saya kerjakan. Dan lebih parah lagi, saya mencoba metode baru untuk belajar, yaitu bangun pagi. Ya sebenarnya sih itu seperti kebiasaan saya waktu jaman SMP atau SMA dulu, tidur lebih awal untuk kemudian bangun di pagi hari dan belajar. Tapi entah kenapa, mungkin saya masih beradaptasi dengan cara belajar yang seperti itu (lagi) dan saya merasa hasil UTS kali ini sama sekali tidak maksimal. Sebenarnya, dengan bangun pagi saya merasa bahan-bahan pelajaran lebih mudah masuk hanya dengan sekali membaca. Tapi ya itu, saya merasa kurang maksimal karena bahan-bahan pelajarannya tidak saya baca terlebih dahulu, hanya modal ingatan saya yang kurang kuat ini. Ah sudahlah, semua yang terjadi memang kesalahan saya karena saya tidak belajar kemarin.

                Tapi, yang berlalu biarkanlah berlalu dan saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya akan lebih baik lagi untuk UAS nanti. Bagaimana caranya? Dengan mencicil, mencicil dan mencicil serta memperhatikan dosen ketika di kelas. Oh… saya tau saya terdengar seperti cewek-cewek geek yang kerjaannya belajar melulu. Tidak tidak! Tapi saya ingin menjadi orang yang lebih baik saja, karena kan biaya kuliah sudah mahal, masa saya mau menyia-nyiakan uang orangtua saya dengan IP di bawah tiga. IP saya kemarin sudah 3.05, dan saya ingin itu menjadi lebih baik pada UAS nanti, bukannya menurun dan saya tidak mau mengecewakan mereka.

                Selain itu, ada beberapa hal lagi yang ingin saya lakukan dalam rangka membuat diri jadi lebih baik, yaitu saya akan mencoba untuk mereview pelajaran yang telah saya pelajari sebelumnya pada hari itu, lalu, rencananya, saya akan pindah dari dormitory ke kontrakkan. Bukannya gimana, tapi Dormitory itu sangat enak, bahkan Dorm di UMN seperti hotel, nah, saya memerlukan atmosfer tempat yang baru, dimana saya merasakan gimana sih jadi anak kuliahan yang notabene nge-kost atau ngontrak, dan saya juga semakin hari semakin mengerti betapa sejumput uang itu sangat susah untuk dicari. Karena saya tidak mau membebani orangtua saya, makanya saya ingin pindah ke kontrakan yang lebih murah, dan mudah-mudahan di kontrakan saya bisa taruh piano Clavinova saya lalu saya belajar lagu-lagunya lagi dan mudah-mudahan tahun ini saya sudah bisa mengajar piano di tempat-tempat les atau kursus piano kecil-kecilan untuk menambah income saya dan tidak memberatkan orangtua untuk jajan sehari-hari.

`               Saya juga sedang menyusun hasil-hasil tulisan saya waktu jaman SMA dan sedang mempersiapkan CV untuk saya kirim ke majalah-majalah dengan harapan saya bisa magang di majalah atau koran-koran seperti jaman SMA. God, I miss that, I miss the way I working in newspaper, searching a news, reporting an event in my school and sent it to magazines… di Serpong, seperti saya pernah bilang, saya mengalami degradasi, saya merasa hampa, saya butuh sesuatu yang saya kerjakan, bukan hanya online, online, dan online…saya butuh pekerjaan yang membuat saya aktif, saya butuh menggerakkan badan supaya saya ga sebesar ini…huh… doakan saya yaa….semoga saya berhasil…

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: