Terorisme = Negara Miskin ?

1 10 2010

Ini juga merupakan salah satu tugas Penulisan Tajuk Rencana dan Opini di Universitas Multimedia Nusantara, ternyata masih harus banyak yang diperbaiki kata dosen saya… “baiklah pak!”

Negara kita masih harus waspada dengan keberadaan teroris. Banyak teroris yang suka berada di Indonesia. Mereka “nyaman” tinggal dan berkeluarga di Indonesia. Tak sedikit pula para teroris tersebut adalah orang Indonesia yang tinggal di desa-desa. Mengapa begitu?
Kemiskinan. Ya, balik lagi ke masalah ketidak merataan ekonomi di negeri ini. Rakyat tdk bisa mengandalkan lahan kerja yang diberikan pemerintah. Uang mereka tak cukup untuk membiayai istri dan anak. Jadi, mereka bingung, bagaimana harus menghadapi hidup.
Eksistensi pun jadi terkait dengan menghadapi hidup tersebut. Jika miskin, tak berdaya, lalu mau apa? Itulah yang ‘ditanamkan’ oleh gembong teroris bagi kaki-kakinya. Lebih baik jadi teroris daripada jd buruh yang hanya Rp5000,00 sampai Rp10.000,00 perhari upahnya.
Bagaimana pemerintah menanggapi hal ini? Perhatikanlah rakyat kecil, janganlah menutup mata dengan keberadaan mereka. Perbaikilah ekonomi, berdayakan mereka2 yang berada di daerah terpencil. Jangan pernah rendahkan mereka. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Karena teroris di daerah2 miskin, satu indonesia hancur.
Apakah pemerintah peduli?

Lydia Natasha Hadiwinata

08120110012

Unversitas Multimedia Nusantara

Jurnalistik.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: